Sukses Meraih Beasiswa LPDP, Tips dari Awardee

Updated 15 Jan 2016

Saya sendiri lolos seleksi beasiswa ini pada bulan Juni 2014. Sejak saat itu LPDP sudah mengalami banyak perbaikan, di antaranya adanya penambahan On the Spot Essay, jadwal seleksi yang lebih jelas, dan dan beberapa perubahan lain untuk penyempurnaan. Namun secara umum, filosofi LPDP tidak berubah. Berikut tips dari saya. Kombinasikan tips ini dengan tips di link berikut ini.

1. Pelajari Websitenya secara Mendalam

Salah satu kunci untuk mendapatkan beasiswa ini adalah dengan memahami apa yang diminta. Banyak yang gagal karena tidak cermat dalam memahami keinginan pemberi beasiswa.

Jadi, sebelum mendaftar pastikan anda membaca lebih mendalam mengenai beasiswa ini. Minimal pelajari syarat-syarat untuk kategori beasiswa yang menjadi target anda. Misalnya, anda memilih Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), baca berulang syarat yang diberikan. Disitu anda akan mendapatkan tujuan utama dari beasiswa ini. Pemahaman tentang LPDP akan sangat membantu di sesi wawancara.   

2. Pelajari Bidang Prioritas LPDP

LPDP memprioritaskan bidang-bidang tertentu, terutama untuk BPI dan Spesialis Kedokteran. Jika bidang anda merupakan bidang prioritas utama LPDP, anda punya peluang lebih besar untuk mendapatkan beasiswa ini. 

Hemat saya, identifikasi nilai jual bidang anda. Jadikan itu untuk stand up from the crowd. Sebagai gambaran, pelamar beasiswa LPDP mencapai puluhan ribu orang. Tanpa pemahaman yang mendalam tentang bidang anda, peluang anda untuk bisa menembus proses seleksi LPDP akan berkurang. 

Sebagai catatan, walaupun bidang anda bukan merupakan bidang prioritas LPDP, bukan berarti anda tidak berpeluang meraih beasiswa tersebut. Banyak yang mendapakan beasiswa ini, walaupun bidangnya bukan bidang prioritas. Semua tergantung bagaimana anda meyakinkan LPDP bahwa anda adalah orang yang mereka cari.  

3. Rencana Studi yang Meyakinkan 

Dari informasi yang didapatkan dari beberapa awardee, masing-masing orang punya cara yang berbeda dalam merepresentasikan rencana studi mereka. 

Sebagian menuliskan gambaran studi mereka secara umum. Saya sendiri menuliskan secara detail dari rencana mulai perkuliahan, mata kuliah yang saya ambil setiap semester-nya, hingga rencana penelitian saya dan manfaatnya. 

Intinya disini, bagaimana anda menjual bidang anda, meyakinkan bahwa rencana studi anda bermanfaat bagi pembangunan Indonesia di masa depan. 

Saran saya, sebelum mendaftar pelajari dulu lebih mendalam mengenai jurusan dan universitas tujuan anda. Ketahui sedetil mungkin, dan siapkan alasan yang kuat kenapa memilih jurusan dan universitas tersebut. Penulisan rencana studi yang kuat dan meyakinkan akan membantu untuk bisa lolos seleksi administrasi. Setelah itu, pemahaman tentang ini merupakan kunci untuk menghadapi wawancara.
Flickr: Luftphilia
4. Siapkan Essay yang Meyakinkan

Ada yang berpendapat essay ini hanya syarat administrasi saja. Tapi, menurut saya LPDP takkan mengabaikan satu syarat pun. Saya berkeyakinan, selain rencana studi, ini merupakan cara LPDP untuk membedakan satu peserta dengan peserta lainnya. Kapasitas anda sebagai calon awardee bisa jadi dinilai disini.

Ada dua judul Essay yang diminta: tentang kontribusi anda dan sukses terbesar dalam hidup anda. Pastikan essay ini benar-benar menjual. Jika anda tidak terbiasa menulis essay, pelajari dulu caranya (Baca: Cara Menulis Essay Beasiswa LPDP)

Pada aturan terbaru (Perubahan Terbaru Beasiswa LPDP, Ini yang Penting Kamu Tahu), LPDP menambahkan seleksi "On the Spot Essay Writing" sebagai bagian dari seleksi tahap kedua. Bukti LPDP tidak main-main dengan essay ini. 

Jadi, pastikan essay-nya anda tulis sendiri dan merupakan buah pikiran anda sendiri. Namun, tentunya anda bisa meminta pendapat orang-orang di sekitar. Saran dan kritikan dari mereka dapat membantu untuk lebih menyempurnakan essay anda. 

5. Identifikasi Awardee di Sekitar Anda

Dengan mengetahui penerima beasiswa LPDP di sekitar anda, anda bisa meminta pendapat dan saran dari mereka. Tapi, kenapa saya menaruh tips ini terakhir bukan pertama? Alasannya sederhana saja, sebelum anda bertanya tentunya membaca dulu. Bacalah. Bacalah. Bacalah.

Pelajari dulu beasiswa ini secara mendalam. Jika anda bertanya dalam keadaan kosong, pertanyaan anda kemungkinan besar akan ngambang. Tidak spesifik. Teman-teman awardee akan kesulitan memberikan saran yang sesuai bagi anda. Bukannya menyelesaikan masalah. Bisa jadi menambah bingung anda. 

Jangan hanya bertanya pada satu orang. Beasiswa ini sangat luas cakupannya. Semua orang memiliki pengalaman unik dalam meraih beasiswa ini.  

Selain blog ini, anda juga bisa memanfaatkan blog-blog lain yang ditulis para awardee (maupun sumber online lainnya) untuk mengetahui lebih dalam tentang beasiswa ini. 

Identifikasi mereka. Ketahui pengalaman unik mereka sambil mengeksplorasi keunikan anda. Setiap orang memiliki keunikan tersendiri. Memakai istilah pasukan cabe (penCAri BEasiswa), "Jangan mengejar target memenuhi syarat, tapi melampaui syarat". 

Pada dasarnya ini hanya tips umum yang saya harapkan bisa diterapkan semua calon pelamar beasiswa LPDP. Lebih lengkap tentang LPDP bisa dipelajari di http://www.lpdp.depkeu.go.id. Jika ada pertanyaan spesifik tentang teknis beasiswa ini, sebaiknya dengan menghubungi CSO LPDP lewat e-mail di cso.lpdp@kemenkeu.go.id. Jika anda ingin mendaftar, bisa dipelajari caranya di http://www.beasiswa.lpdp.depkeu.go.id.


Namun, saya dengan berbesar hati menerima pertanyaan anda mengenai hal-hal tertentu mengenai beasiswa ini. Silahkan tuliskan di kolom komentar. Saya akan sangat senang bisa membagi pengalaman saya tentang beasiswa ini. 


*Jika anda senang dengan tulisan-tulisan saya atau ingin berdiskusi lebih mendalam bisa dengan men-follow Twitter @tikusnet dan like fan-page Tikus.Net. Subscribe e-mail anda pada kotak dibawah untuk terus mendapatkan update blog ini.
Sukses Meraih Beasiswa LPDP, Tips dari Awardee Sukses Meraih Beasiswa LPDP, Tips dari Awardee Reviewed by heru handika on Mei 05, 2015 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.