Bingung Mencari Referensi, Cara Mudah Mengembangkan Bahan Menulis Skripsi

Sebenarnya, masalah terbesar dalam menulis skripsi bukanlah kemalasan. Tapi, lebih disebabkan kehabisan ide tulisan. Kekurangan referensi terkadang menjadi momok tersendiri bagi mahasiswa pejuang skripsi. 

Sedikit berbagi tips dan trik mengembangkan bahan sebagai referensi menulis skripsi.

1. Wikipedia

Sewaktu saya kuliah, ada larangan untuk menggunakan Wikipedia sebagai sumber tulisan. Jangankan untuk menulis skripsi, sebagai bahan laporan praktikum saja tidak boleh. Anehnya, ketika menelusuri sesuatu, Wikipedia sering muncul pada bagian atas hasil pencarian. Apakah benar-benar tidak bisa dimanfaatkan?

Walaupun Wikipedia sudah berjuang untuk menjaga kualitas tulisan di dalamnya, tetap saja sebaiknya tidak digunakan untuk referensi ilmiah. Salah satu alasannya karena Wikipedia terlalu bebas, tulisan didalamnya belum bisa dipertanggungjawabkan. Tapi, tidak serta merta Wikipedia tidak bisa dimanfaatkan.

Bagian yang sangat bermanfaat dari Wikipedia adalah referensinya. Telusuri lagi referensi ini. Sebaiknya dipilih Wikipedia versi bahasa Inggris, karena lebih lengkap. 

Sebagian tulisan di Wikipedia referensinya dari jurnal ilmiah atau pun proceeding seminar. Sumber-sumber tersebut bisa dimanfaatkan sebagai referensi. Bagusnya lagi, biasanya referensi tersebut di-link-an dengan sumber tulisan. Jadi, tinggal klik saja.
Dikompilasi dari Flickr: mikeedesign


2. Menelusuri Daftar Pustaka

Banyak yang mengeluh, skripsinya susah diselesaikan karena referensinya sangat sedikit. Percaya atau tidak, dari satu jurnal saya bisa mendapatkan puluhan jurnal sebagai referensi. 

Bagaimana caranya? Cara paling menyiksa, tapi nikmat ketika sudah terbiasa: membaca isinya hingga ke daftar pustaka. 

Bagian yang tak boleh ditinggalkan adalah daftar pustaka ini. Pada bagian tersebut banyak jurnal-jurnal yang dipakai sebagai referensi oleh si author(s)

Tinggal cari saja judul yang relevan dengan skripsi kita. Gunakan trik googling yang saya bahas di artikel mencari jurnal ilmiah. Dalam mencari, sebaiknya gunakan judulnya sebagai kata kunci, bukan penulisnya. Judul ini lebih mudah dimengerti mesin pencari.

Dari satu jurnal saja, mungkin anda sudah mendapatkan banyak referensi; bisa mencapai puluhan. Apalagi dari 5-10 jurnal, mungkin bisa muntah-muntah men-download-nya. hehe..

Skripsi itu terkadang memang bikin galau. Tapi biasanya, habis galau terbitlah tawa. Seperti badai yang tak mungkin diam ditempat, pada saatnya ia akan berlalu. Jadi yakinilah, ketika menemui masalah, yang pasti adalah ia akan berlalu. Tetaplah berjuang...

Jangan lupa share dan follow akun tikus.NET, plus tulis komentar disini mengenai masalah-masalah menulis skripsi atau lainnya. Bagi yang punya ide lain untuk mendapatkan referensi, dengan senang hati diterima untuk berbagi disini.






Bingung Mencari Referensi, Cara Mudah Mengembangkan Bahan Menulis Skripsi Bingung Mencari Referensi, Cara Mudah Mengembangkan Bahan Menulis Skripsi Reviewed by heru handika on Maret 31, 2015 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.