Bagaimana Cara Mudah Mendapatkan Jurnal Ilmiah (1)

Saya heran. Pemerintah "memaksa" akademisi untuk menulis jurnal ilmiah. Sayangnya, kebanyakan kita masih kesulitan untuk mendapatkan akses publikasi berkualitas. Bagaimana mungkin kita bisa menghasilkan publikasi, jika jurnal ilmiah sulit diakses? 

Untuk bisa menulis, tentunya harus banyak membaca. Sebelum mengeluh, ada baiknya berjuang dulu. Peraturan pemerintah pastinya juga ada positifnya. Kita bisa mengubah kekurangan menjadi peluang. 

Berikut beberapa cara untuk mendapatkan jurnal ilmiah.

1. Lewat Mesin Pencari

Ya, Googling. Jawaban yang tentunya sudah diprediksi. Namun, kebanyakan orang masih saja mengalami kesulitan. Salah satunya kata kunci yang tidak tepat. Tetapi, masalah terbesar sebenarnya lebih disebabkan tidak efektifnya dalam menggunakan mesin pencari. Ini tipsnya:



Pertama, jangan hanya menggunakan kata kunci pdf. Hasilnya akan dicampur dengan link lain yang bukan file pdf. Sebagai gantinya, gunakan perintah "filetype:pdf" (tanpa tanda kutip dan spasi). Letakkan setelah kata kunci yang ingin dicari. Misalnya, "small mammals distribution filetype:pdf". 

Query ini akan meminta google untuk menampilkan hasil yang hanya file pdf. Berhubung hampir seluruh jurnal dalam format pdf. Ini akan sangat bermanfaat. Anda juga akan mendapatkan file yang dicari dengan cepat. Tanpa perlu banyak klik, pdf bisa langsung ditampilkan atau diunduh.
Hasil pencarian Google dengan menggunakan "filetype:"
Kedua, persempit hasil pencarian dengan "inurl:[alamat website]". Beberapa website menyediakan akses jurnal gratis. Namun, mengakses tanpa membuka website-nya akan lebih menghemat waktu. 

Cara ini bisa digabungkan dengan tips pertama. Misalnya, ketik di google: "small mammals distribution inurl:www.plos.org filetype:pdf" (tanpa tanda kutip). 

Daftar website penyedia jurnal gratis ada disini. Bisa juga mencari lewat alamat website universitas, seperti U.C Barkeley, Harvard, dll.
Hasil pencarian dengan menambahkan "inurl:" dan "filetype:"
2. Google Scholar

Pada dasarnya, apa yang ditampilkan di google scholar hampir sama dengan cara pertama. Google scholar memang diciptakan untuk mencari karya ilmiah. 


Hanya saja, mengakses goolge.com (atau .co.id) lebih mudah dari pada mengakses google scholar. Anda tinggal ketik di address bar pada browser anda kata kuncinya, biasanya sudah otomatis mengakses google. 

Pada pengguna firefox, ada toolbar khusus untuk mencari. Untuk menghemat waktu, cara pertama sebaiknya dijadikan prioritas. Jika anda gagal menemukan yang dicari dengan cara pertama, tidak ada salahnya mencoba google scholar.


3. Memanfaatkan Social Media


Ada dua social media yang menurut saya sangat relevan dengan bahasan ini: Academia.Edu dan ResearchGate.Net. Lagi-lagi, mesin pencari sebenarnya sudah menjawab semuanya. Namun, sangat disarankan untuk mendaftar di kedua social media tersebut. Khususnya bagi yang belum bergabung. Selain gratis, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. 


Pada Academia.Edu, selain untuk mencari research paper, bisa juga untuk promosi hasil publikasi sendiri. Salah satu kelebihannya, anda bisa memonitor impact dari paper anda. Saat artikel ini ditulis, lebih dari 19 juta orang 
sudah bergabung, dengan lebih dari 5,7 juta pengunjung setiap bulannya.

Sedikit berbeda dengan Academia.Edu, pada ResearchGate.Net anda juga bisa bertanya masalah penelitian dengan para peneliti yang telah bergabung, bahkan menemukan pekerjaan di bidang anda. Banyak topik-topik penelitian dibahas di website ini. Anda juga bisa berkolaborasi dengan sesama peneliti di bidang anda melalui ini. So, get the chance. 


Saya masih ada senjata lainnya untuk mendapatkan jurnal ilmiah. Silahkan lanjut ke bahasan berikut ini.





Bagaimana Cara Mudah Mendapatkan Jurnal Ilmiah (1) Bagaimana Cara Mudah Mendapatkan Jurnal Ilmiah (1) Reviewed by heru handika on Maret 23, 2015 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.